Visi Program Studi S1 Terapan Manajemen Informatika
Menjadi program studi yang unggul, kompetitif, dan bereputasi nasional untuk menghasilkan sarjana terapan dengan karakter tangguh, adaptif, inovatif dan kolaboratif berbasis kewirausahaan dalam bidang rekayasa perangkat lunak.
Misi Program Studi S1 Terapan Manajemen Informatika
Menyelenggarakan dan mengelola program studi yang profesional, akuntabel dan transparan sesuai standar penjaminan mutu serta berdaya saing untuk memperkuat ilmu bidang rekayasa perangkat lunak pada tingkat nasional;
Menyelenggarakan proses pembelajaran yang berkualitas untuk menghasilkan lulusan yang berpengetahuan di bidang rekayasa perangkat lunak dengan menerapkan nilai-nilai kewirausahaan;
Menyelenggarakan penelitian yang inovatif dalam bidang rekayasa perangkat lunak untuk menghasilkan teknologi tepat guna;
Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat guna mengembangkan dan menerapkan teknologi informasi bidang rekayasa perangkat lunak pada kehidupan masyarakat;
Membangun hubungan kolaboratif yang berkelanjutan dengan berbagai instansi untuk memperluas peluang karir dan pengembangan kompetensi stakeholder internal program studi.
Menyelenggarakan dan mengelola program studi yang profesional, akuntabel dan transparan sesuai standar penjaminan mutu serta berdaya saing untuk memperkuat ilmu bidang rekayasa perangkat lunak pada tingkat nasional;
Menyelenggarakan proses pembelajaran yang berkualitas untuk menghasilkan lulusan yang berpengetahuan di bidang rekayasa perangkat lunak dengan menerapkan nilai-nilai kewirausahaan;
Menyelenggarakan penelitian yang inovatif dalam bidang rekayasa perangkat lunak untuk menghasilkan teknologi tepat guna;
Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat guna mengembangkan dan menerapkan teknologi informasi bidang rekayasa perangkat lunak pada kehidupan masyarakat;
Membangun hubungan kolaboratif yang berkelanjutan dengan berbagai instansi untuk memperluas peluang karir dan pengembangan kompetensi stakeholder internal program studi.
Tujuan Program Studi S1 Terapan Manajemen Informatika
Terselenggaranya proses manajemen program studi yang profesional, akuntabel dan transparan sesuai standar penjaminan mutu serta berdaya saing nasional dalam bidang rekayasa perangkat lunak.
Menghasilkan lulusan yang berpengetahuan di bidang rekayasa perangkat lunak dengan karakter tangguh, adaptif, inovatif, dan kolaboratif, sehingga siap bersaing di dunia kerja maupun berwirausaha.
Menghasilkan inovasi teknologi tepat guna melalui penerapan penelitian pada bidang rekayasa perangkat lunak.
Menghasilkan produk tepat guna bagi masyarakat di bidang rekayasa perangkat lunak melalui pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.
Menghasilkan kerjasama yang berkelanjutan dengan mitra untuk memperluas peluang karir dan pengembangan kompetensi stakeholder internal program studi.
Sasaran Strategi Program Studi S1 Terapan Manajemen Informatika
Mencapai dan mempertahankan akreditasi program studi terbaik melalui implementasi sistem manajemen yang profesional, akuntabel, transparan, dan sesuai dengan standar penjaminan mutu yang berlaku. Adapun parameter ketercapaian sasaran ini adalah:
Program Studi terakreditasi Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM INFOKOM) dengan nilai B.
Pengelolaan dan operasional program studi berjalan sesuai dengan SOP dan 100% kegiatan didukung dengan dokumentasi yang lengkap.
Sistem penjaminan mutu berjalan sesuai dengan standar penjaminan mutu (minimal 90%), ada umpan balik dan tindak lanjutnya, dan didukung dengan dokumen yang lengkap (100%)
Memiliki SDM dosen tetap minimal 50% bergelar S3.
Dosen tetap yang telah bersertifikat minimal 90%.
Memiliki tenaga administrasi, pustakawan dan laboran dengan jumlah dan kualifikasi yang cukup
30% dosen tetap bersertifikasi profesi dan menjadi anggota organisasi profesi.
Memiliki sarana dan prasarana dengan ketentuan adanya ruang untuk tiap dosen, kelas, lab, ruang baca, bahan pustaka (buku > 100, skripsi>50, jurnal terakreditasi dikti > 3, jurnal ilmiah internasional >2, seminar prosiding > 9), software dan sistem informasi yang bisa diakses secara online.
Peningkatan jumlah tenaga kependidikan (administrasi, laboran) dengan kualifikasi yang relevan sesuai rasio mahasiswa, minimal 10% per tahun.
Nilai survei kepuasan dosen, mahasiswa, alumni, pengguna terhadap layanan akademik dan manajemen kategori “Baik”.
Tersedianya laporan kinerja tahunan yang terdokumentasi dan dipublikasikan.
Menghasilkan lulusan sarjana terapan rekayasa perangkat lunak yang unggul dengan kompetensi teknis yang kuat, karakter tangguh, serta kemampuan beradaptasi, berinovasi, berkolaborasi, dan berwirausaha yang tinggi, agar siap bersaing di pasar kerja global maupun menciptakan peluang usaha sendiri. Adapun parameter ketercapaian sasaran ini adalah:
Kurikulum yang berjalan sesuai dengan standar SN DIKTI dan KKNI serta adanya peninjauan secara berkala setiap tahun.
Tingkat kelulusan mahasiswa tepat waktu rata-rata sebesar 80%.
Minimal 80% lulusan bekerja sesuai dengan bidangnya dan memiliki kemampuan untuk berwirausaha serta mampu untuk melakukan studi lanjut
Persentase waktu tunggu lulusan sebelum bekerja < 6 bulan sebesar 90%
Lebih dari 80 % lulusan memiliki IPK rata-rata lebih dari 3,0
Setiap lulusan minimal memiliki satu prestasi baik di tingkat lokal/ regional/ nasional/ internasional dibidang akademik maupun non akademik.
Setiap lulusan telah memiliki sertifikat soft skill yang meliputi kemampuan integritas, profesionalisme, bahasa inggris, komunikasi, kerjasama tim, dan kemampuan IT.
Setiap lulusan memiliki pengalaman dalam kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan pernah bekerja/magang/KKN di institusi/lembaga yang relevan guna mendukung peningkatan kompetensi
Meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian dosen dan mahasiswa untuk menghasilkan inovasi teknologi tepat guna di bidang rekayasa perangkat lunak yang relevan dan berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan industri. Adapun parameter ketercapaian sasaran ini adalah:
Dosen setiap tahun melaksanakan kegiatan penelitian yang sesuai dengan RIP Universitas
Rata-rata pendanaan penelitian per dosen > 3 Juta. Baik dari dalam PT maupun dari luar PT.
Masing-masing dosen terlibat aktif dalam forum ilmiah baik sebagai penyaji atau peserta minimal satu kali setiap tahunnya.
Masing-masing dosen terlibat dalam pembuatan/penerbitan modul/ buku/ karya inovatif/ hak cipta setiap tahunnya.
Persentase penelitian yang berbasis masalah nyata industri lebih dari 60%
Mengembangkan dan mengimplementasikan solusi rekayasa perangkat lunak inovatif melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berkelanjutan, memberikan dampak positif dan produk tepat guna untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Adapun parameter ketercapaian sasaran ini adalah:
Setiap dosen melaksanakan kegiatan pengabdian minimal 1x pertahun yang sejalan dengan RIP Unesa. Selain itu dosen juga dapat melibatkan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian masyarakat.
Setiap dosen mendapatkan dana >3 Juta pada kegiatan pengabdian masyarakat.
Persentase dosen yang terlibat aktif dalam PkM lebih dari 80% dari total dosen tetap
Persentase kegiatan PkM yang berbasis hasil penelitian & keahlian bidang rekayasa perangkat lunak lebih dari 70%
Produk teknologi tepat guna (aplikasi, sistem informasi, platform digital) yang dikembangkan & dimanfaatkan masyarakat minimal 50%.
Hasil survei kepuasan & manfaat masyarakat terhadap pengabdian kepada masyarakat menghasilkan kategori baik
Jumlah HKI (Hak Cipta atau Paten) dari hasil PkM minimal 2 setiap tahun.
Membangun dan memperluas jaringan kemitraan strategis yang produktif dan berkelanjutan dengan industri, pemerintah, dan institusi pendidikan lain, untuk memperkaya pengalaman belajar mahasiswa, memperluas kesempatan karier, dan meningkatkan kompetensi dosen serta tenaga kependidikan program studi. Adapun parameter ketercapaian sasaran ini adalah:
Terdapat peningkatan jumlah kerjasama sebanyak 3 kerjasama per tahunnya.
Terdapat evaluasi serta tindak lanjut dari kerjasama yang terjalin setiap tahunnya.
Persentase mahasiswa yang mendapat pengalaman belajar berbasis mitra (magang, studi independen, proyek nyata, kuliah tamu) lebih dari 70%.
Persentase kemitraan yang menghasilkan output nyata (program) lebih dari 80%.
Tujuan Program Studi S1 Terapan Manajemen Informatika
Terselenggaranya proses manajemen program studi yang profesional, akuntabel dan transparan sesuai standar penjaminan mutu serta berdaya saing nasional dalam bidang rekayasa perangkat lunak.
Menghasilkan lulusan yang berpengetahuan di bidang rekayasa perangkat lunak dengan karakter tangguh, adaptif, inovatif, dan kolaboratif, sehingga siap bersaing di dunia kerja maupun berwirausaha.
Menghasilkan inovasi teknologi tepat guna melalui penerapan penelitian pada bidang rekayasa perangkat lunak.
Menghasilkan produk tepat guna bagi masyarakat di bidang rekayasa perangkat lunak melalui pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.
Menghasilkan kerjasama yang berkelanjutan dengan mitra untuk memperluas peluang karir dan pengembangan kompetensi stakeholder internal program studi.
Sasaran Strategi Program Studi S1 Terapan Manajemen Informatika
Mencapai dan mempertahankan akreditasi program studi terbaik melalui implementasi sistem manajemen yang profesional, akuntabel, transparan, dan sesuai dengan standar penjaminan mutu yang berlaku. Adapun parameter ketercapaian sasaran ini adalah:
Program Studi terakreditasi Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM INFOKOM) dengan nilai B.
Pengelolaan dan operasional program studi berjalan sesuai dengan SOP dan 100% kegiatan didukung dengan dokumentasi yang lengkap.
Sistem penjaminan mutu berjalan sesuai dengan standar penjaminan mutu (minimal 90%), ada umpan balik dan tindak lanjutnya, dan didukung dengan dokumen yang lengkap (100%)
Memiliki SDM dosen tetap minimal 50% bergelar S3.
Dosen tetap yang telah bersertifikat minimal 90%.
Memiliki tenaga administrasi, pustakawan dan laboran dengan jumlah dan kualifikasi yang cukup
30% dosen tetap bersertifikasi profesi dan menjadi anggota organisasi profesi.
Memiliki sarana dan prasarana dengan ketentuan adanya ruang untuk tiap dosen, kelas, lab, ruang baca, bahan pustaka (buku > 100, skripsi>50, jurnal terakreditasi dikti > 3, jurnal ilmiah internasional >2, seminar prosiding > 9), software dan sistem informasi yang bisa diakses secara online.
Peningkatan jumlah tenaga kependidikan (administrasi, laboran) dengan kualifikasi yang relevan sesuai rasio mahasiswa, minimal 10% per tahun.
Nilai survei kepuasan dosen, mahasiswa, alumni, pengguna terhadap layanan akademik dan manajemen kategori “Baik”.
Tersedianya laporan kinerja tahunan yang terdokumentasi dan dipublikasikan.
Menghasilkan lulusan sarjana terapan rekayasa perangkat lunak yang unggul dengan kompetensi teknis yang kuat, karakter tangguh, serta kemampuan beradaptasi, berinovasi, berkolaborasi, dan berwirausaha yang tinggi, agar siap bersaing di pasar kerja global maupun menciptakan peluang usaha sendiri. Adapun parameter ketercapaian sasaran ini adalah:
Kurikulum yang berjalan sesuai dengan standar SN DIKTI dan KKNI serta adanya peninjauan secara berkala setiap tahun.
Tingkat kelulusan mahasiswa tepat waktu rata-rata sebesar 80%.
Minimal 80% lulusan bekerja sesuai dengan bidangnya dan memiliki kemampuan untuk berwirausaha serta mampu untuk melakukan studi lanjut
Persentase waktu tunggu lulusan sebelum bekerja < 6 bulan sebesar 90%
Lebih dari 80 % lulusan memiliki IPK rata-rata lebih dari 3,0
Setiap lulusan minimal memiliki satu prestasi baik di tingkat lokal/ regional/ nasional/ internasional dibidang akademik maupun non akademik.
Setiap lulusan telah memiliki sertifikat soft skill yang meliputi kemampuan integritas, profesionalisme, bahasa inggris, komunikasi, kerjasama tim, dan kemampuan IT.
Setiap lulusan memiliki pengalaman dalam kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan pernah bekerja/magang/KKN di institusi/lembaga yang relevan guna mendukung peningkatan kompetensi
Meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian dosen dan mahasiswa untuk menghasilkan inovasi teknologi tepat guna di bidang rekayasa perangkat lunak yang relevan dan berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan industri. Adapun parameter ketercapaian sasaran ini adalah:
Dosen setiap tahun melaksanakan kegiatan penelitian yang sesuai dengan RIP Universitas
Rata-rata pendanaan penelitian per dosen > 3 Juta. Baik dari dalam PT maupun dari luar PT.
Masing-masing dosen terlibat aktif dalam forum ilmiah baik sebagai penyaji atau peserta minimal satu kali setiap tahunnya.
Masing-masing dosen terlibat dalam pembuatan/penerbitan modul/ buku/ karya inovatif/ hak cipta setiap tahunnya.
Persentase penelitian yang berbasis masalah nyata industri lebih dari 60%
Mengembangkan dan mengimplementasikan solusi rekayasa perangkat lunak inovatif melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berkelanjutan, memberikan dampak positif dan produk tepat guna untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Adapun parameter ketercapaian sasaran ini adalah:
Setiap dosen melaksanakan kegiatan pengabdian minimal 1x pertahun yang sejalan dengan RIP Unesa. Selain itu dosen juga dapat melibatkan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian masyarakat.
Setiap dosen mendapatkan dana >3 Juta pada kegiatan pengabdian masyarakat.
Persentase dosen yang terlibat aktif dalam PkM lebih dari 80% dari total dosen tetap
Persentase kegiatan PkM yang berbasis hasil penelitian & keahlian bidang rekayasa perangkat lunak lebih dari 70%
Produk teknologi tepat guna (aplikasi, sistem informasi, platform digital) yang dikembangkan & dimanfaatkan masyarakat minimal 50%.
Hasil survei kepuasan & manfaat masyarakat terhadap pengabdian kepada masyarakat menghasilkan kategori baik
Jumlah HKI (Hak Cipta atau Paten) dari hasil PkM minimal 2 setiap tahun.
Membangun dan memperluas jaringan kemitraan strategis yang produktif dan berkelanjutan dengan industri, pemerintah, dan institusi pendidikan lain, untuk memperkaya pengalaman belajar mahasiswa, memperluas kesempatan karier, dan meningkatkan kompetensi dosen serta tenaga kependidikan program studi. Adapun parameter ketercapaian sasaran ini adalah:
Terdapat peningkatan jumlah kerjasama sebanyak 3 kerjasama per tahunnya.
Terdapat evaluasi serta tindak lanjut dari kerjasama yang terjalin setiap tahunnya.
Persentase mahasiswa yang mendapat pengalaman belajar berbasis mitra (magang, studi independen, proyek nyata, kuliah tamu) lebih dari 70%.
Persentase kemitraan yang menghasilkan output nyata (program) lebih dari 80%.