Tutorial instalasi Linux Debian 10 pada software Virtual Box

Tutorial instalasi Linux Debian 10 pada software Virtual
Box
Linux, merupakan sistem operasi yang cukup populer. Linux adalah keluarga sistem operasi mirip Unix bebas dan sumber terbuka yang didasarkan pada kernel Linux, yaitu sebuah kernel sistem operasi yang pertama kali dikembangkan oleh Linus Torvalds pada 1991. Linux dirilis di bawah Lisensi Publik Umum GNU versi 2. Linux sendiri memiliki banyak jenis loh, ada Ubuntu, Cent OS, Vedora, Linux mint, Debian dan masih banyak lagi. Kali ini kita akan membahas bagaimana cara instalasi Linux Debian 10 pada software Virtualbox.
Apakah kalian pernah mendengar Virtual Box? Jika kalian lulusan SMK jurusan Teknik Komputer dan Jaringan atau TKJ, (bukan Teknik Kuli Jawa) aku yakin kalian tidak asing dengan software ini. Yap, sebuah software untuk membuat sebuah virtual machine diatas physical machine kita. Singkatnya, Virtualbox memungkinkan kita membuat sebuah komputer baru tanpa harus membeli perangkat keras baru, cukup dengan berbagi dengan physical machine dari komputer host. Hal ini sangat berguna bagi kita yang masih pemula dalam dunia teknologi. Dengan Virtual box, semisal terdapat kesalahan konfigurasi ataupun crash saat mencoba hal baru, dampaknya tidak akan sampai ke mesin utama kita.
Kemudian ada linux debian, Debian adalah sistem operasi
komputer yang tersusun dari paket-paket perangkat lunak yang dirilis sebagai
perangkat lunak bebas dan terbuka dengan lisensi mayoritas GNU General Public
License dan lisensi perangkat lunak bebas lainnya. Debian merupakan sistem
operasi yang bersifat open source dan gratis, mangkanya populer. Berikut
merupakan kelebihan Linux debian serta kekurangannya.
Kelebihan
- Gratis
dan Open Source
- Aman
dan stabil
- Paket
perangkat lunak yang lengkap
- Mendukung
berbagai arsitektur
- Mudah
digunakan
Kekurangan
- Kurangnya
dukungan hardware
- Proses
instalasi yang sulit
- Tidak
mudah digunakan oleh pengguna awam
- Terbatasnya
dukungan aplikasi
- Kurangnya dukungan vendor
Karena salah satu kekurangan debian adalah Proses Instalasi Yang Sulit, maka disini aku akan memberikan tutorial kepada kalian, bagaimana cara install Linux Debian 10 pada Virual Box tentunya agar jika terjadi kesalahan tidak berdampak pada host kalian. Aku tahu, ada data-data penting di laptop/komputer kalian, jadi jika instalasi gagal dan berdampak ke host komputer akan berakibat fatal. Yuk kita mulai tutorialnya
2.
Cara instalasi Linux Debian 10 pada
software Virtual Box
Sebelum kita memasuki tutorial penginstalan Linux, pastikan pada laptop kalian sudah terinstal software Virtualbox ya sob. Fungsi dari software ini adalah sebagai wadah dari Linux itu sendiri, jadi jika terdapat crash pada linux, hal ini tidak akan merusak laptop atau komputer kalian. Tutorial penginstalan Virtual Box bisa kalian cari di google. Yuk lanjut ke cara instalasinya...
Gambar dibawah ini merupakan tampilan awal dari software
Virtual Box, untuk menambah virtual machine baru, klik tombol new
yaaa...
Kemudian akan muncul gambar seperti dibawah ini. Disini akan
aku jelaskan maksud dari masing-masing kolom yang ada pada tampilan di bawah
ini.
Name = nama dari virtual machine yang kalian buat.
Machine Folder = direktori dari virtual machine
Type = tipe dari virtual machine, pilih linux karena kita
akan instalasi linux
Version = versi dari Sistem Operasi, pilih debian sesuai
dengan bit laptop atau komputer kalian
Kemudian klik next
Kemudian kalian akan diminta untuk memberikan akses ram ke
virtual machine, disini rekomendasiku untuk linux debian adalah 1024MB dan klik
next
Kemudian kalian akan diminta untuk memberikan virtual hardisk untuk Virtual machine. Disini kalian bisa pilih create a virtual hard disk now karena masih belum memiliki virtual hard disk, kemudian klik create.
Kemudian pada type virtual hard disk pilih VDI saja dan klik
next, kemudian pada storage on pyshical pilih dynamic agar dapat menyesuaikan
besaran storagenya.
kemudian pada tampilan file location size, disini
kalian bisa biarkan default untuk limit dari data pada virtual hard disk dan
klik create
Setelah melakukan create, maka akan ada virtual machine baru pada tampilan
virtual box. Eh tapi sebentar, virtual machine ini perlu kita setting sebelum
dapat digunakan, yuk lanjut klik tombol setting di warna oranye di atas...
Hal pertama yang kita konfigurasi adalah bagian system. Samakan konfigurasi boot order dengan gambar dibawah ya... Hal ini bertujuan agar booting virtual machine dimulai dari hardisk terlebih dahulu,
Kemudian pada menu storage, pilih controller IDE dan isiikan
dengan ISO 1 dari debian 10. Link iso Debian 10 dapat kalian cari di internet
ya sob. Dan yeah, virtual machine kita siap untuk dijalankan.
Untuk menjalankan virtual machine, kalian klik start warna hijau pada menu utama ya sob, dan berikut merupakan tampilan awal dari Linux debian 10. Kalian bisa memilih install maupun graphic install. Namun, pada tutorial kali ini akan menggunakan install
Setelah memilih menu install, maka pilih bahasa yang akan digunakan. Disini aku akan menggunakan bahasa inggris sebagai contoh. Kalian bisa menggunakan bahasa lainnya, tenang saja.
Kemudian pada your location pilih US dan keymap american english
Kemudian linux akan melakukan instalasi, disini kita tunggu hingga keluar popup berikutnya berupa name address. Disini kalian isikan alamat IP untuk linux, aku contohkan pakai 192.168.15.1 dan klik continue
Berikutnya kalian akan diminta memasukkan nama hostname dari linux, disini aku contohkan dengan nama debian-rahman. Perlu di ingat, penamaan hostname ada aturannya sob, yaitu a-z, A-Z, dan juga ‘-‘.
Untuk domain name bisa kita lewati dan klik continue
Berikutnya kita akan diminta untuk membuat password untuk akses root, buatlah password yang mudah di ingat tetapi aman. Sebagai contoh saja disini menggunakan 123 dan ketikkan ulang jika diminta
Berikutnya akan diminta memasukkan full name, ketikkan nama kalian disini
Selanjutnya kalaian akan diminta untuk memasukkan username. Username ini yang akan digunakan untuk login ketika linux telah terinstall, jadi gunakan username yang mudah di ingat ya sob.
Selanjutnya kalian akan diminta memasukkan password kembali. Password yang ini berbeda dengan password sebelumnya ya, jika password sebelumnya digunakan untuk akses root, maka password yang ini digunakan untuk password user
Kemudian sistem akan melanjutkan proses instalasi, kalian tunggu hingga muncul popup berikutnya. Pada popup berikutnya, kalian akan diminta memasukkan time zone, namun Indonesia tidak terdaftar. Hal ini bisa kalian atasi dengan mengganti bahasa installasi menggunakan bahasa Indonesia dan memilih location Indonesia pada menu chose languange dengan cara pilih go back, setelah itu kalian akan diminta memasukkan time zone, kalian pilih sesuai kotakalian
Kemudian kalian akan diminta untuk memilih partisi dari hard disk, pilih terpandu – gunakan seluruh hard disk
Kemudian pilih virtual hard disk yang akan dipartisi dan enter
Kemudian pilih yang paling atas agar partisinya default otomatis
Kemudian akan muncul popup untuk konfirmasi partisi, dan pilih paling bawah untuk menyimpan partisi
Kemudian kalian akan ditawari untuk melakukan proses scanning ISO lainnya, tetapi untuk installasi itu tidak perlu ya sob, jadi pilih saja tidak
Berikutnya adalah jaringan mirror, disini kalian pilih yang tidak juga ya sob.
Berikutnya akan ada popup tentang survei penggunaan debian, disini bisa kaliann pilih tidak untuk mempersingkat waktu ya sob
Dan langkah terakhir adalah pemilihan software awal yang akan di install. Disini by default sudah tidak perlu di otak atik, untuk proses installasi software-software tambahan bisa dilakukan ketika setup debian selesai, jadi langsung enter saja. Perlu di ingat, pemasangan desktop environtment cukup memakan waktu w sob, jika ingin cepat bisa un-check saja
Nantinya akan muncul popup pemasangan boot master, pilih yes dan pilih virtual hard disk yang telah di buat kemudian enter
Nantinya akan muncul popup installasi selesai, pilih lanjutkan untuk proses booting ke linux
And voila, linux debian telah terinstall, masuk menggunakan password user untuk ke debian
And voila, linux debian telah terinstall, masuk menggunakan
password user untuk ke debian
And yeah, welcome to Linux Debian 10
Yaaa, itulah cara untuk instalasi Linux Debian 10 pada software Oracle Virtual Box. Mungkin sekian tutorial yang bisa aku berikan untuk kalian, semoga bermanfaat and see you next tutorial :>
(Author : Rachman Tri M - 23091397180)