D4 Manajemen Informatika Vokasi di Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya adalah program studi unggulan yang berevolusi dari D3 Manajemen Informatika. Program studi ini memberikan mahasiswa kompetensi yang komprehensif dalam berbagai aspek teknologi informasi, mencakup pengembangan aplikasi Desktop, Website, dan Mobile, serta keahlian di bidang kecerdasan buatan dan Big Data. Kurikulum dirancang untuk memenuhi kebutuhan industri dengan fokus pada arsitektur perangkat lunak yang modern dan efisien. Melalui D4 Manajemen Informatika Vokasi, mahasiswa dilatih untuk memahami dan mengimplementasikan arsitektur Microservice serta mengembangkan perangkat lunak cerdas yang mampu beradaptasi dengan tren teknologi masa depan. Dengan pembelajaran yang intensif dan berbasis praktik, program ini menyiapkan lulusannya untuk menjadi software engineer, analis sistem, dan IT Preneur yang siap menghadapi tantangan dunia kerja modern. Program studi ini tidak hanya menekankan pada keahlian teknis, tetapi juga pada pengembangan soft skill yang diperlukan untuk bersaing di era digital. Dengan pengetahuan yang luas dan keterampilan yang mendalam, lulusan D4 Manajemen Informatika Vokasi siap berkontribusi secara signifikan di berbagai sektor teknologi dan bisnis, menjadikan mereka pilihan utama bagi perusahaan yang mencari talenta unggul di bidang informatika dan teknologi informasi.
Berita Terbaru
Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) D4 Manajemen Informatika, Fakultas Vokasi, Universitas Negeri Surabaya sukses menyelenggarakan LUMINUX 2025, sebuah kompetisi UI/UX tingkat nasional yang menjadi wadah bagi mahas
Himpunan Mahasiswa Program Studi D4 Manajemen Informatika (HIMAFORTIC), Fakultas Vokasi, Universitas Negeri Surabaya kembali menggelar program unggulan bertajuk “Innovation Lab: Oliv
Surabaya - Departemen Ekonomi Kreatif Himpunan Mahasiswa Program Studi D4 Manajemen Informatika (HIMAFORTIC) Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya telah sukses melaksanakan
Di tengah pesatnya perkembangan era digital, tuntutan terhadap sumber daya manusia (SDM) telah bergeser secara fundamental. Industri tidak lagi hanya mencari lulusan yang menguasai teori, tetapi menuntut individu yang