TRANSISI ENERGI DAN PERAN KENDARAAN LISTRIK DALAM KEBERLANJUTAN
Perubahan iklim global menuntut transformasi mendasar dalam cara kita menghasilkan dan menggunakan energi. Salah satu pilar transisi ini adalah mobilitas listrik — Electric Vehicles (EV) — yang menawarkan harapan besar untuk menurunkan emisi karbon dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Departemen Greentech & EV AGSOS berfokus pada bagaimana teknologi kendaraan listrik, baterai, dan infrastruktur pengisian (charging) dapat mendukung masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan. Teknologi Baterai dan Inovasi Mesin EV Baterai adalah jantung dari kendaraan listrik. Saat ini, baterai lithium-ion adalah jenis yang paling banyak digunakan karena kepadatan energi yang tinggi dan efisiensi yang baik. Namun, penelitian terus berlangsung pada teknologi baterai next-gen seperti baterai solid-state, superkapasitor, dan baterai flow yang memiliki potensi meningkatkan performa, mempercepat waktu pengisian, dan meningkatkan daya tahan Sementara itu, motor listrik modern juga terus berevolusi; mesin sinkron magnet permanen serta sistem kontrol arus canggih membuat efisiensi energi semakin tinggi dan performa semakin responsif.
Infrastruktur Pengisian Daya: Tantangan dan Solusi Salah satu tantangan terbesar adopsi EV adalah infrastruktur charging. Untuk mendukung transisi yang lebih cepat, diperlukan stasiun pengisian yang mudah diakses, cepat, dan terintegrasi dengan sumber energi terbarukan.Ada konsep dynamic charging di mana jalan bisa dilengkapi sistem pengisian nirkabel sehingga EV bisa mengisi daya saat bergerak. Selain itu, integrasi panel surya dengan stasiun pengisian menjadi semakin populer. Penggunaan PV (photovoltaik) bisa mengurangi biaya operasional stasiun dan dampak karbon jika dirancang dengan baik. Sebuah studi menunjukkan pendekatan biaya-minimisasi untuk stasiun charging berbasis PV yang mengklasifikasikan EV berdasarkan perilaku pengisian, misalnya “green EV” yang bersedia menjadi penyimpan energi terdistribusi. Baru-baru ini juga terdapat riset yang menunjukkan bahwa menampilkan informasi real-time pro-lingkungan di papan pintar (smartboard) pada stasiun charging dapat mendorong pengemudi untuk mengisi daya pada momen produksi energi terbarukan tinggi, mengoptimalkan jejak karbon dari proses charging.
Peran departemen Green Tech & EV sangat strategis dalam percepatan transisi energi. Untuk memaksimalkan potensi EV dalam keberlanjutan, beberapa hal perlu diprioritaskan:
1. Mendukung riset dan pengembangan baterai generasi baru (solid-state, flow, superkapasitor).
2. Membangun dan memperluas infrastruktur pengisian berbasis energi terbarukan (misalnya panel surya + stasiun EV).
3. Merancang kebijakan yang mendorong produksi lokal EV dan baterai, serta penanganan dampak lingkungan dari penambangan bahan mentah baterai. 4. Edukasi pengguna EV agar pola pengisian lebih “ramah lingkungan”, misalnya melalui informasi real-time tentang ketersediaan energi terbarukan.
Dengan strategi tersebut, transformasi mobilitas listrik bukan hanya soal mengganti mesin, tapi terhubung dengan visi energi bersih dan pembangunan berkelanjutan jangka panjang.
Referensi
Sudjoko, C. “Strategi Pemanfaatan Kendaraan Listrik Berkelanjutan sebagai Solusi untuk Mengurangi Emisi Karbon.” Jurnal Paradigma, UGM.
https://journal.ugm.ac.id/paradigma/article/view/70354?utm_source
Sugiyono, A., Fitriana, I., Rahardjo, I., Santosa, J. “Peran Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai dalam Mengurangi Permintaan BBM di Indonesia.” JTERA. https://jtera.polteksmi.ac.id/index.php/jtera/article/view/622?utm_source
Mursalin, M., Susanto, A. “Ambivalensi Energi Terbarukan : Kendaraan Listrik Untuk Penurunan Emisi Karbon dan Dampaknya Terhadap Kerusakan Lingkungan di Indonesia.” Jurnal Justisia.
https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/Justisia/article/view/15047?utm_source
Pramudya Faizhata, L., Huda, K. “Tinjauan Mini: Perkembangan Teknologi dan Tantangan Mobil Listrik dalam Dekade Terakhir.” Panthera: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains dan Terapan.
https://e
journal.lp3kamandanu.com/index.php/panthera/article/view/609?utm_source