Statistika: Pengertian, Tahapan, dan Contoh Lengkap
🧩 1.1 Pengertian Statistika
Statistika adalah ilmu yang mempelajari cara mengumpulkan, mengolah, menganalisis, menyajikan, dan menafsirkan data sehingga dapat digunakan untuk mengambil keputusan yang tepat.
Statistik (bentuk tunggal) = data atau angka hasil pengamatan.
Statistika (bentuk jamak) = ilmu atau metode yang digunakan untuk menganalisis data statistik.
Contoh:
Statistik: “Rata-rata nilai ujian mahasiswa 82.”
Statistika: proses bagaimana angka 82 itu diperoleh (melalui pengumpulan dan analisis data).
📚 1.2 Ruang Lingkup Statistika
Statistika dibagi menjadi dua cabang utama:
Statistika Deskriptif
Menggambarkan atau meringkas data agar mudah dipahami.
Contoh: rata-rata, median, diagram batang, tabel frekuensi.Statistika Inferensial
Menarik kesimpulan atau membuat keputusan berdasarkan data sampel untuk menggambarkan populasi.
Contoh: uji-t, ANOVA, uji korelasi, regresi.
👥 1.3 Istilah Dasar dalam Statistika
🔢 1.4 Jenis-jenis Data
Berdasarkan Sifatnya
Data Kualitatif (Non-numerik)
menunjukkan kategori atau sifat.
Contoh: jenis kelamin, jurusan, status pernikahan.
Data Kuantitatif (Numerik)
berbentuk angka dan dapat dihitung.
Diskrit: bilangan bulat (jumlah mahasiswa = 120)
Kontinu: bisa pecahan (berat badan = 55,7 kg)
Data Kualitatif (Non-numerik)
menunjukkan kategori atau sifat.
Contoh: jenis kelamin, jurusan, status pernikahan.
Data Kuantitatif (Numerik)
berbentuk angka dan dapat dihitung.
Diskrit: bilangan bulat (jumlah mahasiswa = 120)
Kontinu: bisa pecahan (berat badan = 55,7 kg)
Berdasarkan Sumbernya
Data Primer
Dikumpulkan langsung oleh peneliti dari sumber pertama.
Contoh: hasil wawancara, survei.
Data Sekunder
Diperoleh dari sumber yang sudah ada.
Contoh: data dari BPS, laporan keuangan, jurnal.
Data Primer
Dikumpulkan langsung oleh peneliti dari sumber pertama.
Contoh: hasil wawancara, survei.
Data Sekunder
Diperoleh dari sumber yang sudah ada.
Contoh: data dari BPS, laporan keuangan, jurnal.
Berdasarkan Waktu Pengumpulannya
Data Cross Section dikumpulkan pada satu waktu tertentu.
Contoh: data gaji karyawan bulan November 2025.
Data Time Series dikumpulkan dari waktu ke waktu.
Contoh: data inflasi dari 2015–2025.
Data Cross Section dikumpulkan pada satu waktu tertentu.
Contoh: data gaji karyawan bulan November 2025.
Data Time Series dikumpulkan dari waktu ke waktu.
Contoh: data inflasi dari 2015–2025.
⚙️ 1.5 Skala Pengukuran Data
💼 1.6 Fungsi dan Manfaat Statistika
Statistika berperan penting di berbagai bidang:
Manfaat utama:
Membantu pengambilan keputusan berbasis data.
Menyederhanakan data kompleks menjadi informasi bermakna.
Meningkatkan keakuratan dalam perencanaan dan evaluasi.
📊 1.7 PROSES STATISTIK (Detailed Version)
Proses statistik adalah tahapan sistematis dalam mengolah data, mulai dari pengumpulan hingga penarikan kesimpulan agar informasi yang diperoleh akurat dan bermakna.
Umumnya, terdapat empat tahap utama:
🔹 1. Pengumpulan Data (Data Collection)
📘 Tujuan:
Mendapatkan data yang relevan, valid, dan representatif terhadap populasi yang diteliti.
📋 Langkah-langkah:
Menentukan tujuan penelitian
→ Apa yang ingin diketahui atau diuji (misal: “Apakah rata-rata nilai mahasiswa di atas 80?”).
Menentukan populasi dan sampel
→ Populasi = seluruh elemen yang diteliti,
Sampel = sebagian yang mewakili populasi.
Menentukan variabel penelitian
→ Misal: nilai ujian, usia, pendapatan, tingkat kepuasan.
Menentukan metode pengumpulan data
Observasi langsung (mengamati secara langsung di lapangan)
Wawancara / Interview
Kuesioner / Angket
Eksperimen
Dokumentasi / data sekunder
Menjamin kualitas data
Hindari bias atau kesalahan pengukuran.
Gunakan instrumen yang valid dan reliabel.
Menentukan tujuan penelitian
→ Apa yang ingin diketahui atau diuji (misal: “Apakah rata-rata nilai mahasiswa di atas 80?”).
Menentukan populasi dan sampel
→ Populasi = seluruh elemen yang diteliti,
Sampel = sebagian yang mewakili populasi.
Menentukan variabel penelitian
→ Misal: nilai ujian, usia, pendapatan, tingkat kepuasan.
Menentukan metode pengumpulan data
Observasi langsung (mengamati secara langsung di lapangan)
Wawancara / Interview
Kuesioner / Angket
Eksperimen
Dokumentasi / data sekunder
Menjamin kualitas data
Hindari bias atau kesalahan pengukuran.
Gunakan instrumen yang valid dan reliabel.
⚙️ Contoh:
Seorang peneliti ingin mengetahui tingkat kepuasan pelanggan terhadap layanan e-commerce.
Ia menyebarkan kuesioner ke 100 pelanggan yang dipilih secara acak.
🔹 2. Penyajian Data (Data Presentation)
📘 Tujuan:
Menyajikan data yang sudah dikumpulkan agar mudah dipahami dan dianalisis.
📊 Bentuk penyajian:
Tabel Distribusi Frekuensi
Tabel data tunggal
Tabel berkelompok (kelas interval)
Grafik dan Diagram
Diagram batang (bar chart)
Diagram lingkaran (pie chart)
Histogram
Ogive (kurva kumulatif)
Pictogram
Ringkasan Statistik Deskriptif
Mean, median, modus
Variansi, simpangan baku
Persentil, kuartil
Tabel Distribusi Frekuensi
Tabel data tunggal
Tabel berkelompok (kelas interval)
Grafik dan Diagram
Diagram batang (bar chart)
Diagram lingkaran (pie chart)
Histogram
Ogive (kurva kumulatif)
Pictogram
Ringkasan Statistik Deskriptif
Mean, median, modus
Variansi, simpangan baku
Persentil, kuartil
⚙️ Contoh:
Data hasil ujian 40 mahasiswa disajikan dalam tabel distribusi frekuensi agar mudah terlihat sebaran nilainya.
🔹 3. Analisis Data (Data Analysis)
📘 Tujuan:
Mengolah dan menganalisis data untuk menemukan pola, hubungan, atau kesimpulan statistik.
🧮 Jenis Analisis:
Analisis Deskriptif
→ Mendeskripsikan data tanpa membuat kesimpulan terhadap populasi.
Contoh: rata-rata nilai = 85, simpangan baku = 5.
Analisis Inferensial
→ Menggunakan data sampel untuk menginferensi populasi (membuat kesimpulan atau generalisasi).
Estimasi parameter (mean, proporsi, varians populasi)
Pengujian hipotesis (uji-t, uji-z, ANOVA, Chi-square)
Analisis korelasi dan regresi
Analisis dengan Software
SPSS, Excel, R, atau Python digunakan untuk menghitung dan memvisualisasikan hasil.
Python (pandas, scipy, matplotlib) sering digunakan dalam bidang Informatika.
Analisis Deskriptif
→ Mendeskripsikan data tanpa membuat kesimpulan terhadap populasi.
Contoh: rata-rata nilai = 85, simpangan baku = 5.
Analisis Inferensial
→ Menggunakan data sampel untuk menginferensi populasi (membuat kesimpulan atau generalisasi).
Estimasi parameter (mean, proporsi, varians populasi)
Pengujian hipotesis (uji-t, uji-z, ANOVA, Chi-square)
Analisis korelasi dan regresi
Analisis dengan Software
SPSS, Excel, R, atau Python digunakan untuk menghitung dan memvisualisasikan hasil.
Python (pandas, scipy, matplotlib) sering digunakan dalam bidang Informatika.
⚙️ Contoh:
Dari sampel 100 pelanggan, 85% menyatakan puas.
Analisis inferensial digunakan untuk menguji apakah tingkat kepuasan ini berlaku bagi seluruh populasi pelanggan.
🔹 4. Penarikan Kesimpulan dan Pengambilan Keputusan (Inference & Decision Making)
📘 Tujuan:
Menarik kesimpulan yang valid dan membuat keputusan berbasis data.
📈 Langkah-langkah:
Menafsirkan hasil analisis
Apa arti nilai rata-rata, korelasi, atau hasil uji hipotesis?
Apakah hasilnya signifikan secara statistik (misal p-value < 0.05)?
Menentukan keputusan
Menerima atau menolak hipotesis nol (H₀)
Menyusun rekomendasi atau solusi praktis
Melaporkan hasil
Menyusun laporan atau presentasi hasil penelitian
Menjelaskan keterbatasan data dan saran untuk penelitian berikutnya
Menafsirkan hasil analisis
Apa arti nilai rata-rata, korelasi, atau hasil uji hipotesis?
Apakah hasilnya signifikan secara statistik (misal p-value < 0.05)?
Menentukan keputusan
Menerima atau menolak hipotesis nol (H₀)
Menyusun rekomendasi atau solusi praktis
Melaporkan hasil
Menyusun laporan atau presentasi hasil penelitian
Menjelaskan keterbatasan data dan saran untuk penelitian berikutnya